Cara Menggunakan Highlight agar Wajah Tidak Terlihat Berminyak

Highlighter merupakan produk makeup yang berfungsi memantulkan cahaya untuk menonjolkan bagian tertentu pada wajah. Penggunaan yang tepat dapat membuat kulit terlihat segar, berdimensi, dan bercahaya. Namun, jika produk diaplikasikan terlalu banyak atau pada area yang kurang tepat, hasilnya justru dapat terlihat seperti wajah berminyak.

Bagi makeup artist (MUA), tantangannya bukan sekadar menciptakan efek glowing, melainkan mengendalikan kilau agar tetap berada pada titik yang diinginkan. Kulit harus terlihat bercahaya secara terarah, sementara area yang mudah menghasilkan minyak tetap memiliki hasil akhir yang terkontrol.

Kunci utamanya terletak pada persiapan kulit, pemilihan formula highlighter, penempatan produk, serta teknik blending. Highlighter yang digunakan secara tipis pada titik strategis dapat menghasilkan efek yang lebih elegan daripada mengaplikasikannya secara luas pada wajah. <Cite refs={["turn471238search5","turn471238search7","turn471238news22"]}/>

Memahami Perbedaan Kulit Glowing dan Kulit Berminyak

Kulit glowing memiliki pantulan cahaya yang terarah pada area tertentu, seperti tulang pipi bagian atas. Efek ini menciptakan kesan kulit sehat dan berdimensi tanpa membuat seluruh wajah tampak mengilap.

Sebaliknya, tampilan berminyak biasanya terlihat ketika kilau menyebar pada area yang luas, terutama dahi tengah, sisi hidung, dan dagu. Permukaan wajah dapat terlihat licin, sedangkan foundation berisiko bergeser ketika produksi sebum meningkat.

Highlighter memang dirancang untuk memantulkan cahaya. Karena itu, penggunaan produk yang terlalu banyak pada area yang sudah mengilap dapat memperkuat pantulan tersebut dan membuat tekstur kulit lebih terlihat.

Tujuan MUA adalah menciptakan controlled glow, yaitu kilau yang ditempatkan secara strategis agar struktur wajah terlihat lebih menonjol tanpa menghilangkan keseimbangan hasil akhir complexion.

Memilih Jenis Highlighter yang Tepat

Jenis highlighter memengaruhi intensitas kilau, kemudahan blending, dan tampilan akhir makeup. Pilih formula berdasarkan kondisi kulit, hasil yang diinginkan, serta kebutuhan acara.

Powder highlighter

Powder highlighter cocok untuk menghasilkan kilau yang terkontrol, terutama pada kulit normal hingga berminyak. Produk ini mudah diaplikasikan menggunakan brush dan memungkinkan MUA membangun intensitas secara bertahap.

Untuk hasil natural, pilih formula dengan partikel shimmer halus. Hindari produk yang memiliki glitter besar apabila ingin menciptakan pantulan cahaya yang menyerupai kulit sehat.

Pada kulit berminyak, powder highlighter dapat menjadi pilihan praktis karena mudah diaplikasikan di atas complexion yang sudah diset. Namun, penggunaan berlebihan tetap dapat membuat permukaan kulit tampak terlalu mengilap.

Cream highlighter

Cream highlighter memberikan efek yang lebih menyatu dengan kulit. Teksturnya cocok untuk menghasilkan kilau lembut pada makeup natural, dewy, dan soft glam.

Aplikasikan menggunakan jari bersih atau brush yang sesuai, lalu tepuk perlahan agar produk menyatu dengan foundation. Hindari menggeser produk terlalu kuat karena dapat mengganggu lapisan complexion.

Pada kulit berminyak, gunakan formula ini secara selektif pada tulang pipi bagian atas. Area yang mudah menghasilkan sebum tidak perlu ditambahkan produk bertekstur terlalu licin.

Liquid highlighter

Liquid highlighter dapat memberikan kilau yang intens dengan hasil akhir yang bervariasi, mulai dari lembut hingga sangat bercahaya.

Untuk menghindari tampilan berminyak, jangan langsung mengaplikasikan produk dalam jumlah besar ke wajah. Ambil sedikit menggunakan aplikator atau brush, kemudian tempatkan hanya pada area yang ingin ditonjolkan.

Jika menggunakan liquid highlighter di atas foundation, tepuk perlahan menggunakan sponge atau brush agar complexion tidak bergeser. Pilih formula yang sesuai dengan base makeup dan kebutuhan daya tahan.

Matte atau satin highlighter

Tidak semua highlight harus menghasilkan kilau metalik. Produk dengan hasil satin atau matte yang sedikit lebih terang dari warna kulit dapat digunakan untuk menciptakan efek terang tanpa pantulan shimmer yang kuat.

Pendekatan ini berguna ketika MUA ingin menonjolkan area tertentu tetapi perlu mengendalikan kilau, terutama pada kulit berminyak atau makeup yang akan difoto dari jarak dekat.

Persiapan Kulit agar Highlight Tidak Terlihat Berminyak

Hasil highlighter sangat dipengaruhi oleh kondisi kulit sebelum makeup diaplikasikan. Jika permukaan wajah sudah terlalu licin karena skincare atau primer, tambahan produk bercahaya dapat membuat kilau sulit dikendalikan.

Gunakan skincare sesuai kebutuhan kulit

Bersihkan kulit dan gunakan pelembap yang sesuai. Beri waktu agar produk menyerap sebelum melanjutkan ke tahap makeup.

Kulit berminyak tetap membutuhkan pelembap, tetapi tekstur yang ringan dapat membantu menghindari lapisan awal yang terasa terlalu berat. Untuk kulit kering, hidrasi yang cukup membantu menjaga complexion agar tidak tampak pecah atau bertekstur.

Tidak perlu menggunakan banyak lapisan skincare sekaligus. Prioritaskan produk yang membuat permukaan kulit nyaman dan siap menerima makeup.

Pilih primer berdasarkan kondisi kulit

Pada kulit berminyak, primer dengan hasil akhir matte atau kemampuan mengontrol kilap dapat digunakan pada area yang mudah berminyak. Pada area lain, MUA dapat menggunakan primer yang memberikan hasil lebih natural jika diperlukan.

Aplikasikan primer secara selektif, bukan selalu pada seluruh wajah. Tujuannya adalah mengontrol area yang membutuhkan pengendalian minyak tanpa membuat bagian kulit lainnya terlalu kering.

Atur foundation dan setting powder

Pilih foundation sesuai kebutuhan coverage dan hasil akhir. Jika ingin menghasilkan highlight yang terarah, base makeup tidak harus dibuat sangat dewy sejak awal.

Setelah foundation dan concealer dibaurkan, gunakan setting powder secukupnya pada area yang rentan berminyak, seperti dahi tengah, sisi hidung, dan dagu. Biarkan area tulang pipi yang akan diberi highlighter tetap halus dan tidak tertutup bedak terlalu tebal.

Penempatan bedak secara selektif membantu membedakan area yang perlu dikendalikan kilapnya dari area yang sengaja dibuat bercahaya. <Cite refs={["turn471238news22","turn471238search7"]}/>

Menentukan Area Wajah yang Tepat untuk Highlighter

Penempatan produk merupakan salah satu faktor terpenting dalam menciptakan kilau yang natural. Tidak semua bagian wajah perlu diberi highlighter dengan intensitas yang sama.

Tulang pipi bagian atas

Tulang pipi bagian atas merupakan area utama untuk mengaplikasikan highlighter. Tempatkan produk pada bagian tulang yang paling menonjol, kemudian baurkan ke arah pelipis.

Jangan menurunkan produk terlalu jauh ke bagian tengah pipi, terutama jika pori-pori atau tekstur kulit terlihat jelas. Pantulan shimmer pada area bertekstur dapat membuat permukaan kulit lebih menonjol.

Untuk hasil natural, gunakan brush kecil atau tapered brush agar penempatan produk lebih presisi.

Tulang bawah alis

Sedikit highlighter pada tulang bawah alis dapat membantu menonjolkan struktur alis dan memberikan dimensi pada mata.

Gunakan produk dengan kilau lembut. Hindari membuat garis terang yang terlalu lebar karena dapat terlihat kontras dengan eyeshadow dan mengganggu tampilan keseluruhan.

Sudut dalam mata

Sedikit highlighter pada sudut dalam mata dapat membuat tampilan mata terlihat lebih segar. Area ini tidak membutuhkan produk dalam jumlah banyak.

Gunakan brush kecil agar produk tidak menyebar ke area bawah mata. Untuk hasil natural, pilih warna yang sesuai dengan keseluruhan eye makeup.

Batang hidung

Highlighter pada batang hidung perlu diaplikasikan dengan sangat terkontrol, terutama pada klien yang memiliki kulit berminyak.

Jika ingin memberikan ilusi batang hidung lebih terdefinisi, gunakan garis tipis pada bagian yang ingin ditonjolkan. Hindari membuat garis terlalu panjang atau lebar apabila hidung mudah mengilap.

Pada kulit yang sangat berminyak, MUA dapat melewatkan highlighter pada batang hidung dan cukup mempertahankan dimensi melalui contour serta complexion yang rapi.

Cupid's bow

Sedikit highlighter di area Cupid's bow, tepat di atas bibir atas, dapat menonjolkan bentuk bibir. Gunakan produk dalam jumlah sangat kecil agar tidak membentuk garis putih yang terlalu jelas.

Area ini tidak memerlukan kilau intens. Pantulan halus biasanya sudah cukup untuk memberikan efek dimensional.

Area yang Sebaiknya Dibatasi

Pada kulit yang mudah berminyak, beberapa area perlu mendapatkan perhatian khusus agar highlighter tidak memperkuat kilap alami secara berlebihan.

Dahi bagian tengah. Area ini sering menghasilkan minyak sehingga penambahan shimmer dapat membuat wajah terlihat mengilap lebih cepat.

Sisi dan ujung hidung. Area hidung cenderung mudah berminyak. Highlighter berlebihan dapat memberikan kesan berkeringat, terutama pada foto close-up.

Dagu. Jika dagu sudah memiliki pantulan cahaya alami, penambahan highlighter tidak selalu diperlukan.

Bagian tengah pipi. Hindari menempatkan shimmer secara luas pada area yang memiliki pori-pori atau tekstur kulit yang menonjol.

Area tersebut bukan larangan mutlak. Untuk makeup editorial atau full glam, MUA dapat menggunakan highlight pada area yang lebih luas jika memang menjadi bagian dari konsep. Namun, untuk hasil natural dan kulit yang tampak tidak berminyak, penempatan selektif biasanya lebih mudah dikendalikan. <Cite refs={["turn471238search1","turn471238search5","turn471238search7"]}/>

Cara Mengaplikasikan Highlighter agar Tetap Natural

Ambil produk dalam jumlah sedikit

Mulailah dengan mengambil highlighter secukupnya menggunakan brush atau aplikator. Jika menggunakan powder highlighter, ketuk kelebihan produk sebelum menyentuh wajah.

Untuk cream atau liquid highlighter, gunakan sedikit produk terlebih dahulu. Produk dengan pigmentasi tinggi dapat menghasilkan kilau yang kuat meskipun diaplikasikan dalam jumlah kecil.

Tempatkan pada titik tertinggi wajah

Aplikasikan highlighter pada bagian tulang pipi yang paling menonjol. Gunakan gerakan ringan dan pendek agar produk tidak menyebar ke area yang tidak diinginkan.

Penempatan yang tepat membantu pantulan cahaya terlihat mengikuti struktur wajah, bukan membentuk bidang mengilap yang luas.

Baurkan ke arah atas

Baurkan highlighter ke arah pelipis atau atas tulang pipi menggunakan gerakan lembut. Hindari menggosok terlalu kuat karena dapat menggeser foundation dan memperluas area kilau.

Untuk powder highlighter, gunakan brush lembut. Untuk cream atau liquid highlighter, gunakan jari bersih atau sponge dengan gerakan menepuk.

Panduan aplikasi dari NYX Professional Makeup juga merekomendasikan penggunaan produk dalam jumlah kecil dan blending ke arah atas untuk menjaga hasil tetap halus tanpa garis yang keras. <Cite refs={["turn471238search1"]}/>

Periksa intensitas sebelum menambah produk

Setelah highlighter dibaurkan, lihat hasilnya dari depan dan sudut tiga perempat. Perhatikan apakah kilau hanya terlihat pada titik yang diinginkan atau sudah menyebar terlalu luas.

Jika kilau belum cukup, tambahkan produk sedikit demi sedikit. Jangan langsung mengulang aplikasi pada seluruh tulang pipi.

Satukan dengan complexion

Jika batas highlighter terlihat terlalu jelas, gunakan brush bersih untuk melembutkan tepinya. Sponge yang memiliki sedikit sisa foundation juga dapat digunakan dengan gerakan menepuk secara ringan.

Hindari menambahkan foundation terlalu banyak di atas highlighter karena dapat menghilangkan dimensi yang sudah dibentuk. Fokuskan koreksi pada batas produk, bukan menutupi seluruh area.

Teknik Highlighter untuk Berbagai Jenis Kulit

Kulit berminyak

Gunakan highlighter secara selektif pada tulang pipi bagian atas dan area lain yang tidak mudah mengilap. Powder highlighter dengan shimmer halus dapat membantu mengontrol jumlah produk yang menempel.

Atur kilap pada T-zone menggunakan setting powder atau blotting paper sesuai kebutuhan. Jangan menambahkan highlighter hanya untuk mengembalikan kilau pada area yang sebenarnya sudah berminyak.

Kulit kering

Pada kulit kering, cream atau liquid highlighter dapat memberikan tampilan yang lebih menyatu dan segar. Pastikan persiapan kulit cukup agar produk tidak menonjolkan bagian yang bersisik.

Gunakan formula yang nyaman di atas complexion dan hindari menggosok produk berulang kali. Jika tekstur kulit terlihat jelas, kurangi jumlah highlighter dan pilih kilau yang lebih halus.

Kulit kombinasi

Pada kulit kombinasi, gunakan pendekatan berbeda untuk setiap area wajah. Tulang pipi dapat diberi highlight sesuai kebutuhan, sementara dahi tengah, sisi hidung, dan dagu dikontrol dengan bedak jika mudah berminyak.

MUA tidak harus menggunakan satu formula atau intensitas yang sama di seluruh wajah. Penyesuaian lokal biasanya memberikan hasil yang lebih seimbang.

Menyesuaikan Highlight dengan Gaya Makeup

Natural makeup

Gunakan highlighter dengan kilau lembut dan tempatkan pada satu atau dua area utama. Untuk tampilan sehari-hari, tulang pipi bagian atas biasanya sudah cukup untuk memberikan dimensi.

Hindari shimmer yang terlalu kuat agar hasilnya tetap terlihat seperti kulit sehat, bukan lapisan glitter.

Soft glam

Pada soft glam, intensitas highlight dapat ditingkatkan sedikit agar seimbang dengan eyeshadow dan blush. Gunakan transisi yang halus dan pastikan area yang tidak membutuhkan kilau tetap terkontrol.

Periksa keseluruhan wajah setelah highlighter diaplikasikan. Jika blush dan complexion sudah cukup bercahaya, tambahan highlight mungkin tidak perlu terlalu kuat.

Bridal dan full glam

Untuk bridal dan full glam, highlighter perlu dievaluasi berdasarkan pencahayaan dan kebutuhan fotografi. Kilau yang terlihat cantik di depan cermin dapat tampak terlalu kuat di bawah lampu langsung atau pada foto close-up.

Gunakan produk secara bertahap dan periksa hasil melalui kamera. Pada acara panjang, pertimbangkan kondisi suhu, kelembapan, serta kecenderungan kulit klien menghasilkan minyak.

Kesalahan yang Membuat Wajah Terlihat Berminyak

Mengaplikasikan highlighter terlalu banyak. Produk yang menumpuk menghasilkan pantulan berlebihan. Mulailah dengan lapisan tipis dan tambahkan hanya jika diperlukan.

Memilih glitter yang terlalu besar. Partikel yang besar dapat terlihat jelas di permukaan kulit dan menghasilkan kilau yang kurang halus. Pilih shimmer halus untuk hasil natural.

Menempatkan highlight pada area yang sudah mengilap. Highlighter di atas minyak alami dapat memperkuat kesan basah. Kontrol kilap terlebih dahulu sebelum menentukan apakah area tersebut membutuhkan tambahan produk.

Menggunakan formula yang tidak sesuai. Produk yang terlalu licin pada kulit berminyak dapat membuat complexion terlihat berat. Sesuaikan formula dengan kondisi kulit dan base makeup.

Blending terlalu luas. Produk yang menyebar ke seluruh pipi dapat membuat area kilau tampak besar. Gunakan brush yang ukurannya sesuai dan pertahankan penempatan pada titik yang ingin ditonjolkan.

Menggunakan terlalu banyak produk bercahaya sekaligus. Primer dewy, foundation luminous, blush shimmer, dan highlighter intens dapat menghasilkan kilau yang berlebihan jika seluruhnya digunakan pada area yang sama.

Tidak memeriksa hasil akhir. Makeup harus dievaluasi dari berbagai sudut dan dalam pencahayaan yang sesuai. Kilau yang terlihat halus dari depan belum tentu sama ketika wajah dilihat dari samping.

Cara Memperbaiki Highlighter yang Terlalu Mengilap

Jika highlighter sudah terlanjur terlihat berminyak, jangan langsung menambahkan bedak tebal ke seluruh wajah. Koreksi berdasarkan penyebabnya.

Jika masalah berasal dari minyak alami, tekan blotting paper secara lembut pada area tersebut untuk menyerap minyak tanpa menggeser complexion. Setelah itu, gunakan sedikit setting powder jika diperlukan.

Jika masalah berasal dari highlighter yang terlalu intens, gunakan brush bersih untuk melembutkan tepinya. Sponge dengan sedikit sisa foundation dapat membantu mengurangi kontras apabila produk masih terlalu mencolok.

Jika partikel shimmer terlalu besar, penanganannya mungkin memerlukan pengurangan produk pada area tersebut. Menambahkan lapisan produk lain belum tentu menyelesaikan masalah dan justru dapat membuat complexion lebih tebal.

Workflow Highlighter untuk MUA Profesional

Agar hasil makeup konsisten, MUA dapat mengikuti alur kerja yang terstruktur.

  • Evaluasi kondisi kulit, tingkat minyak, tekstur, dan hasil akhir yang diinginkan.

  • Siapkan kulit dan pilih primer serta foundation yang sesuai.

  • Kunci area yang mudah berminyak menggunakan setting powder secara selektif.

  • Tentukan titik highlight berdasarkan struktur wajah dan konsep makeup.

  • Aplikasikan highlighter sedikit demi sedikit dengan alat yang sesuai.

  • Baurkan tepi produk tanpa memperluas area kilau secara berlebihan.

  • Periksa hasil dari depan, samping, dan melalui kamera jika diperlukan.

  • Koreksi kilap yang tidak diinginkan sebelum menyelesaikan makeup.

Untuk klien yang akan menghadiri acara panjang, MUA juga perlu memberikan perhatian pada teknik touch-up. Minyak sebaiknya diserap terlebih dahulu sebelum bedak ditambahkan, sehingga produk tidak menumpuk di atas permukaan yang licin.

Checklist Hasil Highlight yang Natural

Sebelum menyelesaikan makeup, pastikan highlighter berada pada titik yang tepat dan tidak membentuk bidang mengilap yang terlalu luas. Intensitasnya harus seimbang dengan foundation, blush, contour, dan hasil akhir keseluruhan wajah.

Periksa apakah shimmer terlihat halus, tekstur kulit tidak terlalu ditonjolkan, dan area T-zone tetap terkontrol. Jika makeup akan difoto, evaluasi pantulan cahaya melalui kamera agar hasil akhir sesuai dengan kebutuhan acara.

Kesimpulan

Rahasia menggunakan highlighter agar wajah tidak terlihat berminyak terletak pada penempatan yang presisi, pemilihan formula yang sesuai, dan pengendalian jumlah produk. Kilau tidak perlu diaplikasikan pada seluruh wajah untuk menghasilkan tampilan yang bercahaya.

Bagi MUA, tulang pipi bagian atas merupakan area utama untuk menciptakan dimensi, sementara area yang mudah menghasilkan minyak perlu ditangani secara lebih selektif. Dengan persiapan kulit yang tepat, blending yang terkontrol, dan evaluasi pencahayaan, highlighter dapat memberikan efek glowing yang elegan tanpa membuat complexion terlihat berat atau berminyak.

Scroll to top