Cara Menentukan Shade Foundation yang Tidak Terlihat Abu-Abu

Salah satu masalah yang sering muncul saat menggunakan foundation adalah wajah terlihat abu-abu, kusam, atau seperti kehilangan warna alami kulit. Kondisi ini dapat terjadi meskipun tingkat kecerahan foundation terlihat sudah mendekati warna kulit.

Bagi MUA, memilih shade foundation tidak cukup hanya dengan melihat apakah warnanya lebih terang atau lebih gelap. Undertone, tingkat pigmentasi kulit, warna leher, dan kombinasi produk complexion juga perlu diperhatikan.

Foundation yang tepat seharusnya menyatu dengan kulit tanpa memberikan efek abu-abu atau membuat wajah terlihat berbeda dari leher.

Mengapa Foundation Bisa Terlihat Abu-Abu?

Ada beberapa penyebab utama.

Yang paling umum adalah undertone foundation tidak sesuai dengan undertone kulit.

Misalnya, kulit memiliki undertone warm tetapi menggunakan foundation dengan karakter terlalu cool. Hasilnya dapat terlihat pucat atau abu-abu.

Sebaliknya, foundation yang terlalu terang juga dapat menghilangkan dimensi alami kulit dan membuat complexion terlihat flat.

Masalah juga dapat muncul ketika dark circle, bekas jerawat, atau pigmentasi belum dinetralkan tetapi langsung ditutup dengan foundation berwarna terang.

Kenali Undertone Sebelum Memilih Shade

Sebelum menentukan shade, tentukan terlebih dahulu undertone kulit.

Warm Undertone

Kulit cenderung memiliki nuansa:

  • Kuning

  • Golden

  • Peach

  • Warm beige

Foundation dengan undertone warm biasanya lebih mudah menyatu dengan karakter warna tersebut.

Cool Undertone

Kulit cenderung memiliki nuansa:

  • Pink

  • Rosy

  • Red

  • Sedikit kebiruan

Foundation dengan undertone cool biasanya memiliki karakter warna yang lebih pink atau rosy.

Neutral Undertone

Kulit tidak menunjukkan dominasi warm maupun cool yang kuat.

Foundation neutral biasanya berada di antara kedua karakter tersebut.

Namun, tidak semua brand menggunakan istilah undertone yang sama. Karena itu, MUA tetap perlu melihat warna aktual produk, bukan hanya labelnya.

Jangan Memilih Foundation yang Terlalu Terang

Keinginan untuk membuat wajah terlihat lebih cerah sering menyebabkan seseorang memilih foundation yang terlalu terang.

Padahal, foundation bukan produk utama untuk memutihkan wajah.

Jika shade terlalu terang, kulit dapat terlihat:

  • Abu-abu

  • Pucat

  • Flat

  • Tidak menyatu dengan leher

  • Seperti menggunakan topeng

Untuk membuat wajah terlihat lebih fresh, gunakan teknik complexion secara keseluruhan melalui concealer, highlight, blush, dan setting yang tepat.

Perhatikan Warna Leher

Wajah tidak berdiri sendiri.

Ketika seseorang menggunakan foundation, orang lain akan melihat keseluruhan area wajah, rahang, dan leher.

Karena itu, warna foundation sebaiknya tidak hanya dibandingkan dengan bagian tengah wajah.

Lihat juga bagaimana warna foundation bertransisi menuju rahang dan leher.

Jika wajah terlihat jauh lebih terang daripada leher, shade kemungkinan terlalu terang atau undertone-nya tidak sesuai.

Lakukan Swatch di Jawline

Untuk menentukan shade, aplikasikan beberapa kandidat foundation secara tipis pada area rahang.

Gunakan beberapa shade yang berdekatan.

Jangan langsung memilih warna yang paling terang.

Biarkan setiap shade terlihat berdampingan, kemudian perhatikan mana yang paling menyatu dengan kulit.

Shade yang paling tepat biasanya adalah shade yang batasnya paling sulit terlihat setelah dibaurkan.

Jangan Menguji Foundation Hanya di Tangan

Warna tangan sering kali berbeda dari wajah.

Selain itu, tangan juga dapat memiliki tingkat paparan sinar matahari yang berbeda.

Jika foundation terlihat cocok di tangan tetapi terlihat abu-abu di wajah, jangan heran.

Untuk foundation matching, area rahang jauh lebih relevan karena merupakan titik transisi antara wajah dan leher.

Perhatikan Warna Foundation Setelah Beberapa Menit

Beberapa foundation dapat mengalami perubahan warna setelah diaplikasikan.

Hal ini sering disebut oxidation.

Foundation yang awalnya terlihat cocok dapat menjadi lebih gelap atau berubah karakter setelah beberapa waktu.

Karena itu, jangan langsung mengambil keputusan beberapa detik setelah foundation diaplikasikan.

Berikan waktu untuk melihat bagaimana produk berkembang di kulit.

Bagaimana Jika Foundation Terlalu Pink?

Jika foundation terlihat terlalu pink pada kulit, kemungkinan undertone foundation terlalu cool.

Jangan langsung menambahkan banyak powder untuk mengubah tampilannya.

Evaluasi shade foundation terlebih dahulu.

Dalam kondisi tertentu, foundation dapat dicampurkan dengan shade yang memiliki undertone lebih warm untuk mendapatkan hasil yang lebih seimbang.

Bagaimana Jika Foundation Terlalu Kuning?

Foundation yang terlalu kuning dapat membuat wajah terlihat tidak natural.

Jika perbedaannya cukup besar, sebaiknya pilih shade lain.

Namun, jika perbedaannya sangat kecil, shade dapat dikombinasikan dengan foundation yang memiliki karakter lebih neutral sesuai kebutuhan.

MUA yang memiliki beberapa shade dasar akan lebih mudah melakukan penyesuaian seperti ini.

Bagaimana Jika Foundation Terlalu Terang?

Foundation yang terlalu terang dapat membuat wajah terlihat abu-abu terutama ketika dipadukan dengan kulit yang memiliki pigmentasi lebih dalam.

Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah mencampurnya dengan shade yang lebih gelap dan memiliki undertone yang sesuai.

Namun, jangan hanya mengejar tingkat kecerahan. Pastikan undertone hasil campuran tetap sesuai dengan kulit.

Bagaimana Jika Foundation Terlalu Gelap?

Foundation yang terlalu gelap dapat membuat wajah terlihat kusam atau seperti terkena bayangan.

Jika hanya sedikit terlalu gelap, dapat dicampurkan dengan foundation yang lebih terang.

Namun, jika undertone-nya juga salah, pencampuran saja belum tentu menghasilkan warna yang tepat.

Inilah alasan mengapa MUA perlu memiliki pemahaman mengenai shade dan undertone secara bersamaan.

Jangan Menggunakan Concealer Terlalu Terang untuk Menutupi Shade yang Salah

Concealer dapat membantu mencerahkan area tertentu, tetapi tidak seharusnya digunakan untuk memperbaiki foundation yang salah secara keseluruhan.

Jika foundation terlalu gelap atau terlalu salah undertone, menambahkan concealer terang ke seluruh wajah justru dapat menghasilkan complexion yang tidak merata.

Lebih baik perbaiki shade foundation terlebih dahulu.

Color Correction Juga Berpengaruh

Pada beberapa kondisi, masalah abu-abu tidak hanya berasal dari foundation.

Dark circle, bekas jerawat, atau pigmentasi yang sangat gelap dapat memengaruhi hasil complexion.

Jika area tersebut langsung ditutup menggunakan foundation atau concealer yang terlalu terang, warna akhirnya dapat terlihat abu-abu.

Color correction dapat digunakan secara selektif untuk menetralkan warna tersebut sebelum coverage diberikan.

Perhatikan Skin Preparation

Kulit yang sangat kering atau mengalami tekstur tertentu dapat membuat foundation terlihat lebih kusam.

Pastikan skin preparation dilakukan sesuai kondisi kulit.

Kulit yang terhidrasi dengan baik dapat membantu foundation terlihat lebih menyatu dan memiliki pantulan cahaya yang lebih natural.

Namun, hindari penggunaan skincare secara berlebihan karena lapisan produk yang terlalu banyak juga dapat memengaruhi performa foundation.

Periksa Foundation di Bawah Cahaya Natural

Pencahayaan dapat mengubah persepsi warna secara signifikan.

Foundation yang terlihat cocok di bawah lampu ruangan belum tentu terlihat sama di luar ruangan.

Jika memungkinkan, lakukan pengecekan di bawah cahaya natural.

Perhatikan:

  • Warna wajah.

  • Warna rahang.

  • Warna leher.

  • Undertone.

  • Apakah complexion terlihat abu-abu.

  • Apakah foundation berubah setelah beberapa menit.

Teknik Mencampur Shade Foundation

MUA tidak harus memiliki satu foundation untuk setiap warna kulit.

Memiliki beberapa shade dasar yang dapat dicampurkan sering kali lebih fleksibel.

Misalnya, dua foundation dengan tingkat kecerahan berbeda dapat dikombinasikan untuk mendapatkan warna antara.

Namun, pencampuran sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan tiga hal:

Depth — seberapa terang atau gelap warnanya.

Undertone — warm, cool, atau neutral.

Finish — matte, natural, satin, atau dewy.

Mencampur shade dengan finish yang sangat berbeda dapat menghasilkan tekstur yang kurang konsisten.

Kesalahan yang Sering Membuat Foundation Abu-Abu

Memilih Shade Terlalu Terang

Ini merupakan salah satu penyebab paling umum.

Mengabaikan Undertone

Tingkat kecerahan yang benar tidak menjamin warna akan cocok.

Menguji di Tangan

Warna tangan bukan selalu representasi warna wajah dan leher.

Tidak Menunggu Oxidation

Foundation dapat berubah warna setelah beberapa menit.

Menggunakan Concealer Terlalu Terang

Concealer yang terlalu terang dapat memperparah efek abu-abu.

Mengabaikan Pigmentasi Kulit

Area dengan pigmentasi kuat membutuhkan pendekatan berbeda dibandingkan kulit yang warnanya relatif merata.

Checklist Foundation Matching untuk MUA

Sebelum memilih shade final, periksa:

  • Apakah tingkat kecerahannya sesuai?

  • Apakah undertone-nya sesuai?

  • Apakah menyatu dengan rahang?

  • Apakah transisinya natural menuju leher?

  • Apakah warnanya berubah setelah beberapa menit?

  • Apakah terlihat abu-abu di bawah cahaya natural?

  • Apakah coverage yang digunakan terlalu tebal?

  • Apakah perlu color correction pada area tertentu?

Jika sebagian besar jawabannya sesuai, kemungkinan foundation sudah berada pada pilihan yang tepat.

Kesimpulan

Foundation yang terlihat abu-abu tidak selalu berarti produk tersebut buruk. Sering kali masalahnya berasal dari shade yang terlalu terang, undertone yang tidak sesuai, pigmentasi kulit yang belum dikoreksi, atau pencahayaan saat memilih warna.

Kunci foundation matching adalah melihat complexion secara keseluruhan, bukan hanya mencari warna yang paling dekat dengan wajah.

Gunakan area rahang sebagai titik pengujian, pertimbangkan undertone, tunggu perubahan warna foundation, dan selalu periksa hasilnya dalam pencahayaan yang berbeda.

Shade foundation yang tepat adalah shade yang membuat kulit terlihat lebih merata tanpa membuat warna alami wajah kehilangan keseimbangannya.

Scroll to top